Cara Kurangi Khawatir #feblogdiary

 


Memasuki umur 20-an, kepalaku penuh sekali dengan hal-hal tentang masa depan. Apa yang jadi tujuan, kemana langkah selanjutnya berjalan, apa yang harus dilakukan... Benak sendiri malah terasa jadi beban.

Sebagian orang mungkin mengalaminya juga. Fase yang menguras tenaga, fisik maupun psikis. Di luar sana terkenal dengan sebutan Quarter Life Crisis.

Pada satu titik di akhir umur 25, aku baru bisa mengambil kesimpulan. Bahwa yang aku butuhkan pada dasarnya adalah kesadaran. Sadar penuh mengenai diri sendiri.  Tentang siapa dan apa yang kita bisa. Lalu berjalan dengan berusaha sebaik-baiknya.

Tentu bukan proses yang mudah. Sampai saat ini pun aku masih belajar. Tapi kita memang perlu untuk punya prinsip. Pegangan yang membuat kita selalu punya alasan untuk tetap tegak dan bergerak.

Rasa khawatir biasa terjadi, ketika kita teelalu berpikir tentang apa yang terjadi nanti. Kita khawatir, pada apa-apa yang tidak pasti.

Seringkali kita terlalu fokus pada apa yang jauh di depan. Padahal tentang apa yang di depan bukan lah sesuatu yang bisa kita kendalikan. Maka semestinya, kita cukup fokus dengan apa yang kini kita jalani. Belajar untuk hadir saat ini.

Sebagai manusia, kita memang berhak punya rencana. Perihal hasil akhir bukan kita penentunya. 

Sadar penuh pada hal ini tidak mudah. Karena kecenderungan kita sebagai manusia adalah memiliki perasaan putus asa dan ingin menyerah. Tapi toh hidup akan tetap menyajikan masalah. Mampu menikmati tiap fasenya adalah sebuah anugerah.

Dan pada akhirnya, kita hanya perlu kembali. Sebab hidup adalah apa yang sedang kita alami. Hadirlah di saat ini.

Pernah Bikin Kaus Begini Jaman 2018

__

#feblogdiary adalah sebuah catatan atau cerita atau apa pun bentuk format tulisan yang akan di-update setiap hari sepanjang bulan Februari.

Dulu sekali berhasil aku tuntaskan saat masih bernama kafetemaram, sekitar tahun 2015. 

Selang 6 tahun kemudian, kepikiran buat bikin ini lagi. Mudah-mudahan konsisten.

Amin.

See you in the next post!

__



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Instagram