WAKTU SEBELUM KITA


Siapa yang nyangka akhirnya kita akan sama-sama. Padahal jauh sebelumnya, kamu bukan sosok yang aku kira. Jangankan masuk ke angan, kurasakan di radar saja tidak.

Barangkali itu prosesnya. Harus ada yang ditempuh, harus ada jatuh, hingga perjalanan itu mengarah pada simpangan yang membuat kita bertemu. Dari sekian banyak rute, dari sekian banyak pilihan, dari sekian banyak arah, semesta mempertemukan kita di titik itu.

Berawal tanpa harapan apa-apa. Pertemuan yang terjadi begitu saja tanpa ekspektasi apa-apa. Selayaknya sudah digariskan, segalanya terasa mudah dan tanpa paksaan. Entah ini canda semesta lainnya, atau memang sengaja? Aku masih saja ragu sebab jatuhku sebelumnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Instagram